Berita

Ruhut Ingatkan PKS Tak Bawa-bawa Pihak Ketiga

SELASA, 22 MARET 2011 | 12:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Jurubicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul meminta elit Partai Keadilan Sejahtera untuk menyelesaikan kisruh yang ada di tubuh partainya itu dengan baik.

"Karena saya lihat akhir-akhir ini, beberapa kader PKS ada yang kebakaran jenggot menuding ada pihak ketiga yang bermain. Kalau menuding, saya hanya mau mengingatkan, apa pun namanya, bau itu tidak bisa ditutupi. Kalau itu bukan bau, selesaikan dengan baik," ungkap Ruhut kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 22/3).

Ruhut menilai, sekarang ini ibarat pepatah, nasi sudah menjadi bubur. Hal ini terjadi, karena selama ini PKS tidak menyelesaikan kasus yang diungkap oleh Yusuf Supendi itu dengan baik. Makanya, sebagai negara hukum, tentu laporan pendiri Partai Keadilan itu harus diselesaikan secara hukum pula.


"Pak Yusuf sudah melaporkan ke BK DPR dan KPK. Terus terang saja, silakan saja yang merasa tidak bersalah menyiapkan argumentasi. Jangan menuding pihak ketiga," tegas Ruhut lagi.

Ruhut pun menegaskan, Partai Demokrat tidak punya kepentingan dengan apa yang terjadi di tubuh PKS saat ini.

"Ngapain (Demokrat perkeruh PKS). Paling kita kalau lihat Fachri dan beberapa tokoh PKS, menzalimi kita, mereka kan sudah merasakan kemerdekaan dengan mendapat empat menteri, kita paling tertawa termehek-mehek. Mereka kan sering menzalimi kita," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya