Berita

Luthfi Hasan Ishaaq

KISRUH PKS

Presiden PKS dan Sekjen PKS akan Dipecat, bila...

MINGGU, 20 MARET 2011 | 12:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Badan Kehormatan DPR gagal menemukan kata sepakat dalam Sidang Pleno yang digelar  kemarin di Wisma DPR Cikopo Cipanas, Jawa Barat tentang apakah keterangan dan bukti-bukti yang diajukan pendiri Partai Keadilan Yusuf Supendi cukup untuk dilanjutkan ke tingkat penyelidikan.

Yusuf Supendi mengadukan petinggi PKS, seperti Presiden PKS  Luthfi Hasan Ishaaq dan Sekjen PKS Anis Matta, karena dinilai telah melanggar etika dan akhlak.

"Dalam Sidang Pleno ada pro dan kontra dalam soal pembuktian," kata Wakil Ketua BK Nudirman Munir kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 20/3).


Karena belum terjadi kata sepakat, terangnya, BK kembali akan menggelar Sidang Pleno pada Senin atau Selasa pekan depan. Disitu akan diputuskan, apakah aduan Yusuf Supendi bisa untuk ditindaklanjuti.

"Kalau memang cukup bukti, kita akan beri nomor registrasi dan memanggil pihak-pihak dan saksi-saksi lalu kita jatuhkan sanksi. Sanksinya bisa pemecatan atau PAW (pergantian antarwaktu)," kata politisi Golkar ini.

Namun, pada titik mana terjadinya perdebatan dan siapa saja sebenarnya yang diadukan Yusuf ke BK, Nudirman tak mau buka mulut. "Belum bisa kita beberkan ke media, karena ada hal-hal yang belum final. Kecuali sudah putus, kewajiban kita untuk mempublikasikan," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya