Berita

TEUKU FAIZASYAH/ist

AHMADIYAH

Stafsus SBY: Bangsa Lain Tak Paham soal Ahmadiyah di Indonesia

MINGGU, 20 MARET 2011 | 12:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Staf Khusus Presiden Bidang Luar Negeri, Teuku Faizasyah, belum mau memberi tanggapan atas surat dari Kongres Amerika Serikat yang memprotes kebijakan pemerintah melarang aktivitas Jemaat Ahmadiyah.

Ia tak mau menanggapi dengan alasan sampai saat ini surat itu belum juga diterima. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari spekulasi hal ihwal surat tesrebut.

Demikian dikatakannya kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 20/3).


Saat ini, masyarakat terbelah dalam menanggapi surat dari Kongres AS itu. Bagi yang pro Ahmadiyah meminta Presiden merespons dan menanggapi positif surat tersebut. Sebaliknya, dari kalangan yang ingin agar Ahmadiyah dibubarkan, meminta Presiden mengabaikan surat tersebut, karena AS tak boleh mengintervensi kebijakan dalam negeri.

Atas spekulasi dan perdebatan yang telah terjadi di masyarakat itu, mantan Jurubicara Kementerian Luar Negeri ini berpesan,"Jangan kita berspekulasi sesuati yang kita tidak ketahui isinya seperti apa."

Meski dia mengisyaratkan, Kongres AS tak perlu mengintervensi pemerintah Indonesia dalam menangani persoalan Ahmadiyah. "Yang memahami (persoalan Ahmadiyah) adalah kita sebagai bangsa, bukan orang lain," tegasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya