Berita

Pecat Lily dan Gus Choi, PKB Terancam Bubar 2014

JUMAT, 18 MARET 2011 | 20:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Kebangkitan Bangsa terancam bubar setelah pemilihan umum 2014. Sebab, partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar ini bakal ditinggalkan konstituennya, karena telah bersikap semena-mena terhadap kader yang berbeda pendapat.

"Partai ini gawat sudah, 2014 bisa tutup," kata pengamat politik Iberamsyah kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 18/3).

Dia mengungkapkan, Muhaimin Iskandar telah bertindak sebagai pemimpin diktator. Mestinya Lily Wahid dan Effendi Choiri  tidak dipecat hanya karena berbeda pendapat dalam usul penggunaan hak angket pajak.


"Dia (Muhaimin) diktator seperti Hitler menciderai demokrasi. Anggota DPR itu bukan lagi dipilih partai, tapi langsung ditentukan rakyat. Makanya aneh juga, kenapa MK menolak uji materi (tentang pasal recall) Lily Wahid," ujarnya.

Alasan lain PKB akan ditinggalkan, katanya, karena selama ini partai yang didirikan oleh Abdurrahman Wahid itu terlalu membebek dengan pemerintah dan Partai Demokrat. Karena itu sudah kehilangan karakter.

Karena sikap PKB hanya membebek, dia tidak yakin dengan tudingan Ketua Fraksi PKB, Marwan Jafar, bahwa selama ini kedua kader yang telah dicopot itu sengaja dimanfaatkan oleh partai tertentu untuk merusak PKB dari dalam.

"Itu mangada-ada. Tudingan yang tak masuk akal. Gus Choi dan Lily Wahid kan tahu isi PKB dari awal. Jadi dari mana disusupkan," kata Gurubesar Ilmu Politik Universitas Indonesia ini mempertanyakan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya