Berita

syarief hasan/ist

Pemerintah Terus Sosialisasikan KUR di Daerah

JUMAT, 18 MARET 2011 | 20:48 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pemerintah terus mendorong wirausaha pemula memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat. Ini dimaksudkan untuk menciptakan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat guna berwirausaha. 

"Padahal KUR itu kan dijamin pemerintah melalui Jamkrindo dan Askrindo. Jadi kenapa kita tidak mendorong. agar wirausaha baru bisa juga memanfaatkan KUR ini," kata Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 18/3)..

Bentuk dorongannya, kata Menkop, akan dilakukan melalui sebuah kebijakan baru. Namun pagu KUR diyakini tidak akan berubah. KUR hingga Rp 20 juta tidak dikenakan agunan, sedangkan Rp 20 juta sampai Rp 500 juta dikenakan agunan.

Dia juga berharap bank sentral bisa menjaga suku bunga acuan (BI rate) tetap bisa digiring di level yang relatif rendah, agar suku bunga kredit bank juga rendah. "Sehingga dengan demikian penyaluran KUR akan semakin baik" harapnya.


Mengingatkan saja, sampai saat ini penjaminan KUR oleh Jamkrindo (Jaminan Kredit Indonesia) dan Askrindo (Asuransi Kredit Indonesia) sebesar 80 persen. Pemerintah pernah berencana menjamin KUR hingga 100 persen, asalkan realisasi penyaluran dan dampak KUR 2011 mencatat hasil positif.

Karena itu Kementerian Koperasi akan terus meningkatkan sosialisasi kepada wirausaha di tingkat daerah mengenai program KUR. Pasalnya, saat ini masih banyak informasi KUR yang belum dimengerti sepenuhnya oleh masyarakat.

"Sosialisasi harus kita tingkatkan terus, agar masyarakat tahu kalau ada fasilitas kredit untuk berusaha," tuturnya.

Ditambahkan Menkop, saat ini sudah banyak Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang berpartisipasi dalam penyaluran KUR. Hal tersebut akan memperluas jangkauan penyaluran KUR, sekaligus pemerataan penyaluran KUR. Mengingat keberadaan BPD yang mampu menjangkau daerah pelosok.

Untuk diketahui, khusus untuk BPD, hingga tahun 2010 penyaluran KUR mencapai Rp2,2 triliun. Jumlah tersebut melebihi target penyaluran sebesar Rp2 triliun.

Meski demikian Menkop akui ada daerah yang penyaluran KUR-nya kurang optimal. "Tahun 2010, Jakarta itu paling kecil penyalurannya,” kata Menkop.

Ditanya alasannya, Menkop menjawab,"Coba saja tanya kepada gubernurnya." [zul]


Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya