Berita

MUSTAR/IST

YUDHOYONO ABUSED POWER

Pengecut, SBY Hanya Berani Lawan LSM Bendera

JUMAT, 18 MARET 2011 | 15:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Aktivis Banteng Demokrasi Rakyat, Mustar Bona Ventura, kecewa dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

SBY tidak menggugat secara hukum koran The Age dan The Sidney Morning Herald, WikiLeks, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat terkait pemberitaan dua media Australia itu.

"Pertama pemerintah tidak punya keberanian melawan atau menggugat secara serius. Kalau hanya hak jawab itu tidak cukup, harus digugat," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 18/3).


Mustar menegaskan, apa yang diberitakan dua koran tersebut tentang SBY menggunakan aliran dana Bank Century untuk kampanye pemilhan umum 2009 tidak ada bedanya dengan apa yang mereka beberkan sebelumnya secara prinsip. Perbedaan hanya dari segi redaksional. Dan data itu, terangnya, tidak dibantah dan juga tidak dibenarkan oleh Dubes AS.

"Tapi kenapa kepada kami mereka rombongan mengadukan ke Polda. Makanya, SBY hanya berani melawan rakyat dan anak bangsa sendiri dalam hal ini Bendera," tandasnya.

Mustar dan temannya dari Bendera, Ferdi Semaun saat ini berstatus sebagai terdakwa dalam kasus pencemaran nama baik karena membeberkan dugaan bahwa dana Cenruty digunakan untuk kampanye. Keduanya dilaporkan Djoko Suyanto, Hatta Rajara, tiga Mallarangeng bersaudara, dan Edhi Baskoro Yudhoyono. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya