Berita

umar abduh/ist

TEROR BOM

Mantan Teroris: Tak Ada Pemain Lama!

JUMAT, 18 MARET 2011 | 13:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Rentetan teror lewat paket buku yang marak belakangan ini tidak ada hubungan dengan kaum teroris, seperti yang disebutkan sebagai orang lama atau pemain lama oleh beberapa pejabat negara.

"Tak ada orang lama itu," kata mantan teroris dalam kasus pembajakan pesawat Woyla, Umar Abduh kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 18/3).

Dia memandang, aksi teror ini hanya untuk membuat keruwetan kondisi nasional. Dan tentu saja dimanfaatkan oleh penguasa. Misalnya, isu WikiLeaks yang menyentak pusat kekuasaan menjadi hilang.


"Nggak ada itu, ini kan hanya kebetulan ada polisi berpangkat mayor yang jadi korban, baru jadi heboh. Yang ngomong orang lama, kan itu saja-saja orangnya," tandasnya.

Selain itu, Abduh menuding, Densus 88 yang berada di balik rentetan teror buku tersebut. Dia pun mengingatkan, kasus teror di Medan pada medio Agustus lalu.

"Itu kan hanya untuk menjegal agar Oegroseno (Kapolda Sumut waktu itu) untuk jadi Kapolri. Jadi  yang nangkap itu lah yang bikin. Produsen kan tahu produknya kemana saja beredar," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya