Berita

bung karno/ist

Taufiq Kiemas Diibaratkan Seperti Bung Karno

RABU, 16 MARET 2011 | 22:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ada yang salah dalam persepsi publik terhadap Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan Taufiq Kiemas. Selama ini diasumsikan Ketua MPR itu adalah barisan pragmatis di partai itu, karena terus berusaha menarik ke pemerintah.

Sedangkan sang istri, ketua umum partai wong cilik itu, Megawati Soekarnoputri, dipersepsikan sebagai orang idealis yang teguh memegang amanat kongres, makanya tak mau PDI Perjuangan di tarik ke barisan partai pendukung pemerintah.

Padahal, baik Taufiq dan Mega sama-sama konsisten memegang ideologi partai. Meski, Taufiq dalam beberapa hal memiliki cara sendiri dalam melakukan komunikasi politik dengan partai lain, termasuk dengan pemerintah.


"Itu (sikap Taufiq) tidak bertentangan (dengan garis partai). Cuman dia punya cara berbeda dalam mengkomunikasikan politiknya. Tapi soal keyakinan, ideologi sama. Kalau nggak sama (dengan Mega), masak bertahun-tahun bisa suami istri," ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pareira saat bertandang ke redaksi Rakyat Merdeka Online di Graha Pena, Jalan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan petang tadi.

Meski tidak secara langsung, dia membandingkan Taufiq Kiemas dengan Bung Karno dalam berpolitik. Dia menjelaskan, Bung Karno memiliki dua sisi dalam hal politik.

"Sampai tahun 50-an, dia (Bung Karno) seorang revolusioner-ideologis. Tapi tahun 50-an kesini, dia itu oang yang zon politicon. Dia bermain dengan realitas, tapi tetap berpegang dengan garis ideologi. Memang pada titik tertentu (Bung Karno) memang harus kalah dengan situasi pada tahun 60-an," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya