ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Terlalu prematur bila bom yang ditujukan kepada Ketua DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla dikaitkan dengan suara kerasnya mendesak reshuffle.
"Sebagai perkiraan, bisa saja itu salah satu motifnya. Tapi kan untuk mengatakan bom Ulil karena (kerasnya dia mendesak) reshuffle terlalu dini," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 15/3).
Ramadhan Pohan membenarkan bahwa selama 10 tahun berkecimpung di Jaringan Islam Liberal dan menyuarakan kebebasan dan nasionalisme-relijius, sebagaimana jargon Partai Demokrat, Ulil memang tidak pernah mendapat ancaman.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 12:14
Kamis, 30 April 2026 | 11:56
Kamis, 30 April 2026 | 11:43
Kamis, 30 April 2026 | 11:27
Kamis, 30 April 2026 | 11:06
Kamis, 30 April 2026 | 11:05
Kamis, 30 April 2026 | 11:02
Kamis, 30 April 2026 | 10:50
Kamis, 30 April 2026 | 10:45
Kamis, 30 April 2026 | 10:28