Berita

Dunia

Terima Sumbangan Asing, PM Jepang Tolak Mundur

JUMAT, 11 MARET 2011 | 16:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengakui telah menerima sumbangan dari luar negeri untuk kepentingan kampanye politiknya. Kan mengatakan bahwa dia tidak menyadari bahwa yang memberi sumbangan adalah seorang warga negara Korea Selatan.

"Saya kira dia seorang warga Jepang karena namanya mirip dengan nama Jepang. Saya tidak menyadari kalau dia warga asing," ujar Naoto Kan seperti dilansir BBC, Jumat (11/3).

Kendati demikian, Kan tetap keukeuh untuk mempertahankan jabatannya. Ia berkelit, hukum Jepang melarang praktek tersebut hanya jika dilakukan secara sadar. Ia juga berencana untuk mengembalikan sumbangan itu jika sudah ada kepastian bahwa orang tersebut adalah warga asing.


Hari Minggu (6/3) Menteri Luar Negeri Jepang Seiji Maehara sudah mengundurkan diri setelah mendapat kecaman karena kasus serupa, menerima uang dari seorang warga asing.

Jepang telah menerapkan pelarangan bagi politisi untuk menerima sumbangan dari warga asing yang bertujuan untuk mencegah negara-negara asing mempengaruhi politik dalam negeri Jepang.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya