Berita

sby/ist

Syahganda: SBY adalah Raja Jawa yang Ingin Ayomi Semua Golongan

RABU, 09 MARET 2011 | 23:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak jadi pecah kongsi. Keputusan yang diambil setelah dua tokoh tersebut bertemu kemarin itu sejatinya bukan hal yang mengejutkan.

"SBY-Ical ini kan sebenarnya sudah seperti dua sisi mata uang. Siapa yang bisa memisahkan mereka," kata Direktur Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Rabu, 9/3).

Menurut Syahganda, SBY menilai Golkar sebagai inti kekuasaan. Begitu juga sebaliknya. Golkar akan terus mengamankan kebijakan SBY di parlemen lewat politisi Golkar yang sudah berpengalaman seperti Priyo Budi Santoso dan Setya Novanto. Apalagi terang Syahganda, SBY dahulu adalah juga juga petinggi Partai Golkar.


Syahganda juga mendedahkan alasan lain kenapa SBY tidak jadi menendang Golkar dari koalisi. "SBY itu kan tentara itu, di atas semua golongan. Dia juga menggunakan konsep Raja Jawa, (melaksanakan) titah Tuhan di muka bumi untuk mengayomi anaknya-anaknya. Itu disebut mangkubumi," terangnya.

Berdasarkan pemahaman itulah SBY tidak menginginkan oposisi. SBY pun mengutus Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk melobi suami Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua MPR, Taufiq Kiemas, agar PDI Perjuangan bergabung dengan pemerintah. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya