Berita

dipo alam/ist

Inilah Resep Mencegah Kekerasan Agama Versi Dipo Alam

RABU, 09 MARET 2011 | 16:27 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Tidak hanya kelompok mayoritas yang harus memahami serta melindungi hak dan kewajiban kelompok minoritas, kelompok minoritas pun harus memahami dan melindungi hak dan kewajiban mayoritas.

Itulah salah satu resep mencegah kekerasan berlatar belakang agama yang disampaikan Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam, kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu siang (9/3).

Seperti sebelumnya, Dipo juga kembali meminta agar kelompok tokoh lintas agama eksklusif tidak melakukan apa yang disebutnya sebagai gerakan politik terselubung yang mengusung isu agama.


Semua pihak, sebutnya, harus menghormati prinsip pluralisme dalam beragama seperti yang dicantumkan dalam Konstitusi dan, khusus mengenai kasus Ahmadiyah, SKB Tiga Menteri bulan Juni 2008.

"Kita masing-masing tahu makna Pancasila. Janganlah satu dua kejadian, yang bersama kita kutuk sebagai kekerasan yang menggunakan alasan keyakinan agama, seolah dengan mudah digeneralisasikan sebagai kelalaian pemerintah dan pembiaran kekerasan," ujarnya lagi.

Konflik mengenai Ahmadiyah sudah berlangsung lama; tidak hanya terjadi di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Konflik horizontal yang pernah kita alami sangatlah pahit dan memilukan. Itu memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk menyelesaikannya," demikian Dipo. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya