Berita

tifatul sembiring/ist

Kominfo Sering Dorong Inovasi Penggunaan Gas Hydrogen Sebagai Pembangkit Listrik

RABU, 09 MARET 2011 | 15:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dukungan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika terhadap inovasi penggunaan gas hydrogen sebagai pembangkit listrik untuk suplai Base Transceiver Station (BTS) telekomunikasi bukan hanya ditunjukkan hari ini saja.

Komitmen dan apresiasi Kementerian yang dipimpin Tifatul Sembiring ini terhadap berbagai pihak yang konsen akan energi alternatif dalam ranah ICT bahkan sering diungkapkan dalam beberapa kesempatan.

"Sesungguhnya banyak alternatif lain  yang bisa dimanfaatkan sebagai energi listrik, seperti berbasis  tenaga surya, tenaga angin, ataupun memanfaatkan bio gas yang dihasilkan dari kotoran sapi. Kami harap Pak Lulu dari Dirjen ESDM dapat bekerjasama intensif dengan kami," kata Tifatul.


Hal itu dikatakan Tifatul pada saat meresmikan inovasi penggunaan gas hydrogen sebagai pembangkit listrik untuk suplai Base Transceiver Station (BTS) telekomunikasi yang diadakan PT  Hutchinson CP Telekomunikasi di BTS Cimanggu, Bogor, Jawa Barat siang tadi (Rabu, 9/3).

Dalam suatu forum pertemuan sejumlah peneliti ASEAN yang berkecimpung dalam bidang energi dan ICT di Jakarta, dia mengakui pernah mengatakan, bahwa sebenarnya industri ICT sangat kecil kontribusinya dalam menghasilkan polusi. Sebaliknya bahkan sangat potensial mengurangi tingkat emisi karbon.

Sebagai contoh dikatakannya, bahwa dengan kemajuan ICT, penggunaan kertas akan menurun karena fungsinya digantikan oleh perangkat-perangkat elektronik. Artinya penebangan hutan untuk pabrik kertas akan menurun. Rapat-rapat tidak terlalu sering sebab komunikasi lancar dengan menggunakan teleconference atau video converence.

Di samping itu, hal ini juga mengurangi penggunaan transportasi dan kendaraan, jadi penggunaan BBM akan menurun dan juga polusi ikut pula menurun.

"Kami, pemerintah sangat berharap agar kreasi penggunaan energi baru ini dapat berkembang menciptakan industri baru dan lapangan kerja baru, sehingga sebagian masalah kita dalam penyediaan sumber APBN dapat teratasi," mantan Presiden PKS ini berharap. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya