sby/ist
sby/ist
RMOL. Isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II terus menggelinding. Tapi isu reshuffle ini hanya ditujukan kepada kader-kader PKS dan Partai Golkar, karena berseberangan dengan Partai Demokrat dalam usul penggunaan hak angket pajak.
Karena itu, sebut politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo, publik melihat nafsu merombak formasi kabinet sebagai tontonan tentang bagaimana Presiden dan Partai tertentu melampiaskan kemarahan, pasca gugurnya usul hak angket pajak di DPR.
"Marah karena satu dua anggota koalisi konsisten bersikap kritis. Seharusnya mereka introspeksi, karena gagal mengelola koalisi sebagaimana mestinya," katanya dalam keterangan pers yang diterima Rakyat Merdeka Online (Minggu, 6/3).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 12:14
Kamis, 30 April 2026 | 11:56
Kamis, 30 April 2026 | 11:43
Kamis, 30 April 2026 | 11:27
Kamis, 30 April 2026 | 11:06
Kamis, 30 April 2026 | 11:05
Kamis, 30 April 2026 | 11:02
Kamis, 30 April 2026 | 10:50
Kamis, 30 April 2026 | 10:45
Kamis, 30 April 2026 | 10:28