Berita

RESHUFFLE KIB II

Ketum Pemuda Muhammadiyah: SBY Harus Pro Rakyat, bukan Pro Parpol

JUMAT, 04 MARET 2011 | 16:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dalam me-reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus mengedepankan kepentingan rakyat.

Artinya, SBY harus menempatkan menteri yang profesional dan memiliki keberpihakan kepada rakyat, bukan karena pertimbangan politis.

"Agar lebih pro-rakyat, sebaiknya dalam melakukan evaluasi terhadap kinerja kabinet, Presiden harus mempertimbangkan antara lain; pengisian kabinet dengan orang-orang yang profesional, kekuatan-kekuatan civil society yang ada di masyarakat, dan juga aspirasi yang muncul di tengah-tengah masyarakat," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 4/3).


Makanya, Presiden SBY harus berani memberhentikan beberapa menteri yang dinilai tidak menguntungkan bagi rakyat dan pemerintah.

"Bagi-bagi kekuasaan antarparpol tanpa pertimbangan profesionalitas harus segera diakhiri. Presiden harus merestrukturisasi kabinet yang pro-rakyat, bukan pro-partai politik," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya