saleh daulay/ist
saleh daulay/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus segera mengakhiri dan memberi kepastian apakah akan me-reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II atau tidak, pasca sidang Paripurna DPR tentang hak angket pajak.
Tapi, sayangnya, kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay, untuk menentukan apakah akan me-reshuffle, Presiden lebih mementingkan keamanan politik di tingkat parlemen daripada memaksimalkan kerja pemerintah dalam melayani rakyat.
"Presiden kelihatannya lebih takut kepada partai-partai politik yang berkuasa daripada kepada rakyat yang telah mendukungnya pada pilpres yang lalu," kata Saleh kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 4/3).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 12:14
Kamis, 30 April 2026 | 11:56
Kamis, 30 April 2026 | 11:43
Kamis, 30 April 2026 | 11:27
Kamis, 30 April 2026 | 11:06
Kamis, 30 April 2026 | 11:05
Kamis, 30 April 2026 | 11:02
Kamis, 30 April 2026 | 10:50
Kamis, 30 April 2026 | 10:45
Kamis, 30 April 2026 | 10:28