gun gun heryanto/ist
gun gun heryanto/ist
RMOL. Bila akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono me-reshuffle kader-kader Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera dari Kabinet Indonesia Bersatu II, sejatinya itu hal yang biasa.
Karena sejak awal, SBY membentuk kabinetnya berdasarkan alasan politis, bukan karena asalan profesionalisme sang menteri. Reshuffle kali ini tentu salah satu alasannya, karena dua partai itu tidak sejalan dengan Partai Demokrat dalam usul penggunaan hak angket pajak di DPR.
Rakayat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 2/3).
‎​Hanya saja, sebelum merombak kabinetnya, lanjut dosen komunikasi politik Universitas Islam Negeri Jakarta ini, tentu SBY sedang mempertimbangkan resiko politik yang akan muncul pasca keputusan politiknya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 12:14
Kamis, 30 April 2026 | 11:56
Kamis, 30 April 2026 | 11:43
Kamis, 30 April 2026 | 11:27
Kamis, 30 April 2026 | 11:06
Kamis, 30 April 2026 | 11:05
Kamis, 30 April 2026 | 11:02
Kamis, 30 April 2026 | 10:50
Kamis, 30 April 2026 | 10:45
Kamis, 30 April 2026 | 10:28