Berita

pks/ist

Syarief Hassan: Justru PKS yang Harus Memperbaiki Diri

MINGGU, 27 FEBRUARI 2011 | 10:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta manajemen Sekretariat Gabungan Partai Politik Pendukung Pemerintah diperbaiki. Setgab SBY selalu menanggapi dan membuat keputusan secara mendadak setelah partai-partai mempunyai keputusan sendiri.

Seperti dalam kasus hak angket pajak, PKS sudah terlebih dahulu bersikap mendukung baru di kemudian hari Setgab SBY mengadakan pertemuan dan meminta PKS dan partai lainnya untuk sejalan menolak hak angket. Karena sudah mengambil keputusan, seperti kerap dikatakan Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal, PKS tidak bisa serta merta berubah hanya karena pertemuan Setgab yang mendadak dan singkat.

Sekretaris Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintah, Syarief Hassan membantah tudingan PKS tersebut. Dia menegaskan, dari awal Setgab SBY sudah memiliki kesepakatan untuk menolak hak angket.


"Mereka keliru. Orang yang mengatakan itu tidak pernah ikut (rapat) Setgab. Justru PKS lah yang harus melakukan pembenahan diri, bukan Setgab. Tapi itu urusan intern mereka lah, silakan saja," kata Syarief Hassan kepada Rakyat Merdeka Online di Bandara Sultan Hassanudin Makassar, kemarin petang (Sabtu, 26/2).

Tapi yang penting, kata Menteri Koperasi dan UKM ini, partai koalisi harus selalu berkomunikasi agar perbedaan semakin mengecil untuk mengawal pemerintahan. Kebersamaan harus dibangun melalui koalisi tersebut. Sementara, masih kata Syarief, Setgab belum akan menggelar rapat dalam waktu dekat ini agar semua partai koalisi cooling down dulu. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya