aburizal bakrie/ist
aburizal bakrie/ist
RMOL. Isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II kembali marak. Kali ini menyusul pembangkangan Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendukung penggunaan hak angket di DPR untuk membongkar mafia pajak. Beberapa kalangan pun menyarankan, agar Presiden SBY segera memberi kepastian apakah akan merombat kabinet atau tidak. Kepastian ini penting agar kondisi perekonomian Indonesia tidak memburuk.
Saat dimintai pendapat, apakah SBY perlu memberikan kepastian tersebut, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie, enggan menanggapi.
"Kalau dari Kadin sih kita nggak ikutan urusan politik. Masalah reshuffle itu, itu bukan lingkup Kadin. Saya tidak enak ngomong politik ya, nanti bisa diartikan macam-macam," kata putra Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie ini kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Sabtu, 26/2) di Mamuju, Sulawesi Selatan.
Dia mengatakan, secara umum Kadin hanya menginginkan kebijakan pemerintah bisa dijalankan dengan baik dan lancar. Kadin berharap tahun 2011 dan 2012 ini pemerintah fokus pada implementasi terutama pembangunan infrastruktur.
"Karena kalau dilihat dari makro ekonomi sudah bagus, inflasi lumayan sudah ada kontrol. Kan tinggal pembangunan infrastruktur," tandasnya. [guh]
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 12:14
Kamis, 30 April 2026 | 11:56
Kamis, 30 April 2026 | 11:43
Kamis, 30 April 2026 | 11:27
Kamis, 30 April 2026 | 11:06
Kamis, 30 April 2026 | 11:05
Kamis, 30 April 2026 | 11:02
Kamis, 30 April 2026 | 10:50
Kamis, 30 April 2026 | 10:45
Kamis, 30 April 2026 | 10:28