ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Pemerintah menargetkan angka pertumbuhan ekonomi pada tahun ini sebesar 6,4 persen. Pemerintah juga akan berusaha menekan angka kemiskinan dari 13 persen saat ini menjadi 8 persen.
Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah akan terus menggalakkan gerakan kewirausahaan nasional. Makanya dalam konteks ini, pemerintah, melalui Kementerian Koperasi dan UKM, mengimbau segenap generasi muda Indonesia untuk mengubah mindset dari pencari kerja menjadi pencipta atau pemberi lapangan kerja.
"Pola mindset ini yang harus kita bangun bersama. Karena kita memiliki oportunity yang tinggi, pemerintah mendukung. Semua kementerian bersinergi gerakan kewirausahaan ini harus betul-betul didorong," kata Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan saat memberikan sambutan pada acara launching gerakan wirausaha sekaligus pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Barat, di Hotel D'Maleo, Mamuju, Sulbar kemarin petang (Jumat, 25/2).
Diingatkan Menkop, saat ini jumlah pelaku wirausaha Indonesia masih sedikit. Pelaku wirausaha baru mencapai 0,24 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Jumlah ini sangat jauh bila dibandingkan dengan Malaysia yang mencapai 2,1 persen dari populasinya; Singapura mencapai 7,2 persen; Thailand 4,1 persen; Amerika Serikat 11,5 persen dari populasi jumlah penduduknya.
Menteri asal Partai Demokrat ini mengatakan, mahasiswa yang kuliah tentu ingin tamat dan mendapatkan ijazah. Dia menantang agar mahasiswa sebelum tamat untuk menciptakan lapangan pekerjaan terlebih dahulu.
"Saya katakan untuk adik-adik anak muda, sekarang ubahlah mindset Anda. Lalu ada yang mengatakan, tapi modal darimana? Saya katakan pemerintah sebagai stimulator, pemerintah memberikan fasilitas dan saudara-saudara yang mengembangkan," ungkapnya.
Sebagai tahap awal, dia menjelaskan para pemuda cukup membuat visibilty study tentang wirausaha produktif, yang akan dibangun, cukup hanya dua lembar dan diajukan ke Kementerian Koperasi dan UKM.
"Ada yang mengatakan birokrasi sukar. Tentu, demand yang begitu tinggi, kapasitas sangat sedikit tentu kita akan selektif. Kita hanya memberikan motivasi kepada Anda," tandasnya. [zul]
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 12:14
Kamis, 30 April 2026 | 11:56
Kamis, 30 April 2026 | 11:43
Kamis, 30 April 2026 | 11:27
Kamis, 30 April 2026 | 11:06
Kamis, 30 April 2026 | 11:05
Kamis, 30 April 2026 | 11:02
Kamis, 30 April 2026 | 10:50
Kamis, 30 April 2026 | 10:45
Kamis, 30 April 2026 | 10:28