Berita

khaddafi/ist

KESAKSIAN DARI LIBYA

Anak Khaddafi Siap Bongkar Kebohongan Media

JUMAT, 25 FEBRUARI 2011 | 17:23 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pasukan pemerintah masih belum bisa menguasai kota Benghazi yang terletak 1.000 km dari ibukota Tripoli. Begitu juga dengan kota Baidha yang terletak sekitar 1.200 km dari Tripoli. Namun demikian, sudah banyak unsur oposan di dua kota tersebut yang menyerahkan senjata.

Benghazi adalah bekas ibukota Libya sebelum Khaddafi berkuasa. Kota itu dikenal sebagai konsentrasi kaum oposan, tempat para pendukung Raja Idris yang digulingkan Khaddafi empat dekade lalu.

Sementara secara umum keadaan di Libya relatif lebih stabil dibandingkan hari-hari sebelumnya. Mahasiswa Indonesia di Libya, Gelar Digjaya Muhammad, mengatakan bahwa pemerintah Libya juga sudah bertemu dengan dutabesar negara-negara Uni Eropa dan memberikan penjelasan mengenai keadaan di lapangan yang disembunyikan media massa Barat dan semi-Barat.

“Kehidupan ekonomi mulai berjalan kembali setelah sempat terhenti selama dua hari. Toko-mulai buka, pasar-pasar tradisional kembali beroperasi, lalu lintas mulai ramai,” demikian, antara lain, tulis Gelar dalam e-mailnya yang diterima redaksi Rakyat Merdeka Online.

“Pemerintah mengimbau, agar warga Libya kembali bekerja dan beraktivitas normal kembali. Bandara Tripoli masih beroperasi normal, namun sangat penuh oleh orang-orang yang ingin keluar Libya. Internet, facebook, dan jaringan ponsel pun sudah kembali normal,” sambung Gelar yang berasal dari Bandung.

Sebelum Moammar Khadaffi muncul ke hadapan publik, keadaan memang sempat mencekam. Tetapi begitu ia muncul dan mengatakan bahwa dirinya tidak akan mundur suasana berbalik dan berangsur normal. Sempat ada pembakaran dan perusakan beberapa gedung di Tripoli, namun kini sudah mulai direnovasi.

Saiful Islam Khaddafi, putra Khadaffi juga berencana mengundang pers dari berbagai negara untuk menjelaskan dan membuktikan fakta-fakta palsu yang berkembang. Sementata Syaikh Khamis Libya fatwa yang disampaikan ulama Sheikh Yusuf Qaradawi yang menyatakan darah Khaddafi halal. [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya