Berita

kaddafi/ist

KESAKSIAN DARI LIBYA

Khaddafi Ajak Rakyat Memulai Sejarah Baru

JUMAT, 25 FEBRUARI 2011 | 10:51 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pemerintah Libya telah berhasil menguasai sejumlah kota yang dalam sepekan terakhir dihumbalang demonstrasi anti Muammar Khaddafi. Kesaksian dari Tripoli, Libya menyebutkan bahwa di kota Sirte, Sabha, dan Zawiyah kini tidak ada lagi kerusuhan.

“Mulai kemarin malam sampai hari ini ada demonstrasi pro-pemerintah besar-besaran dari pendukung Khaddafidi seluruh Libya. Khaddafimenyerukan para oposisi menyerahkan senjata, untuk bersama mengembalikan kehidupan normal di Libya, dan memulai sejarah baru Libya,” ujar Gelar Digjaya Muhammad, salah seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Islamic Call College Tripoli.

Gelar memberikan kesaksian bahwa keadaan di Libya tidak separah seperti yang diberitakan oleh media massa Barat dan semi-Barat.

Korban tewas dari kalangan masyarakat sipil dan aparat keamanan, sebut Gelar, terjadi karena kelompok oposisi di Benghazi bersenjata.

“Juga karena banyak sniper yang entah siapa mereka. Entah bayaran pemerintah Libya, entah bayaran Amerika dan Israel,” ujar Ketua Departemen Kaderisasi Kesatuan Keluarga Mahasiswa Indonesia ini.

Tidak seperti media-media massa Barat dan semi-Barat, dalam hal ini misalnya CNN, BBC, Al Jazeera dan Arabiya, yang mendapatkan informasi dari saksi mata yang tak jelas identitasnya, Gelar mengatakan bahwa ia dan teman-teman mahasiswanya mendapatkan informasi dari warga Libya yang berasal dari berbagai daerah dan distrik di Tripoli.

“Pemberitaan dari media Barat dan semi-Barat kami komparasikan dengan pemberitaan dari pemerintah Libya dan koresponden lapangan,” jelasnya. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya