Berita

lily wahid/ist

SERANGAN BALIK LILY

Mungkinkah Muhaimin Iskandar yang Menerima Suap?

KAMIS, 24 FEBRUARI 2011 | 14:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKB Lily Wahid menantang Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk membuktikan bahwa dirinya (Lily) disuap sehingga mendukung hak angket pajak. Lily bersumpah akan mengundurkan diri bila memang ada bukti dirinya menerima suap.

"Silakan buktikan bahwa saya menerima suap dari siapa, kapan. Buktikan saja. Kalau itu terbukti saya akan kelaur DPR. Masak saya disuap," katanya sambil tertawa saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 24/2).

Lily menjelaskan, dirinya mendukung hak angket pajak karena instrumen politik ini lebih bisa digunakan untuk membongkar jaringan mafia pajak di Direktorat Jenderal Pajak. Tak cukup hanya dengan panitia kerja.


"Jadi hak angket bukan ke arah pemakzulan, belum tentu. Inilah instrumen yang paling pas untuk membongkar black hole soal pajak," tegasnya.

Soal PKB yang menolak hak angket pajak dan bergabung dengan Partai Demokrat, baginya bukan hal aneh. Sejak dulu PKB memang setia pada partai penguasa itu. Mengenai mengapa Cak Imin menuduh dirinya mungkin disuap, Lily punya jawaban.

"Mungkin, ini mungkin ya, orang itu kan mereflesikan sesuatu berdasarkan pengalaman dirinya sendiri. Makanya kan orang sering bilang, kalau kita ngaca dulu," jawabnya sambil tertawa. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya