presiden sby/ist
presiden sby/ist
RMOL. Partai Golkar dan PKS kembali memiliki sikap politik yang berbeda dengan Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintah. Setelah dalam kasus Bank Century, kedua partai itu kembali membelot dari kesepakatan Setgab SBY dalam hal angket pajak.
"Pengalaman pahit dan melelahkan sepanjang satu setengah tahun berkoalisi dengan beberapa partai yang mengaku koalisi telah membuat kami bertanya tanya apakan masih layak dipertahankan dan dilanjutkan," kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 23/2).
Mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini melanjutkan sisa waktu 3,5 tahun ke depan berpeluang mubazir bila pemerintah hanya sibuk melayani gangguan gangguan yang tidak jelas substansinya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 22:15
Kamis, 30 April 2026 | 21:41
Kamis, 30 April 2026 | 21:37
Kamis, 30 April 2026 | 20:41
Kamis, 30 April 2026 | 20:21
Kamis, 30 April 2026 | 20:16
Kamis, 30 April 2026 | 19:46
Kamis, 30 April 2026 | 19:32
Kamis, 30 April 2026 | 19:27
Kamis, 30 April 2026 | 19:25