Berita

ILUSTRASI/IST

MAFIA PAJAK

Kami Tidak Risau Hak Angket Gagal...

RABU, 23 FEBRUARI 2011 | 12:45 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pertarungan politik di Senayan yang berbuntut pada kegagalan DPR membentuk panitia khusus untuk membongkar mafia pajak yang telah merampok uang negara hingga ratusan triliun rupiah, tidak membuat gerakan civil society kecewa, apalagi patah arang.

“Sejak awal kami memang sudah mengambil sikap untuk mengambil jarak dengan kekuatan politik di Senayan (DPR). Kami tidak lagi menggunakan tekanan publik agar bisa melihat secara objektif mana partai yang ingin menyelamatkan negara-bangsa, dan mana yang sudah menjadi bagian dari mafia,” ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi, kepada wartawan di Jakarta hari ini (Rabu, 23/2).

Benar bahwa penggunaan hak angket bukan satu-satunya cara untuk membongkar mafia pajak. Hak angket dibutuhkan karena lebih memudahkan memancing para ‘don’ atau pentolan di tubuh mafia untuk muncul ke permukaan. Sebagaimana dulu Pansus Centurygate berhasil mempertontonkan ke publik aktor dan aktris skandal yang merugikan keuangan negara hingga Rp 6,7 triliun.

Menurut penulis puisi Negeri Para Bedebah dan Republik Kebohongan ini, cepat atau lambat, rakyat akan menemukan caranya sendiri dalam membongkar kebobrokan di negeri ini, yang sudah melanda nyaris ke semua bidang kehidupan.

“Faktanya, lewat proses politik kandas. Lewat jalan hukum, apalagi. Lha, memproses Gayus yang hanya Golongan III-A saja tak sanggup, bagaimana pula menangkap dan memproses big fish yang pasti posisi dan bekingnya ada di pusat kekuasaan,” demikian Adhie. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya