Berita

Fuad Bawazier/ist

Lawan Mafia yang Sama, Hanura Kembali Fokus Perjuangkan Penggunaan HMP

RABU, 23 FEBRUARI 2011 | 10:12 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ada banyak faktor kenapa usul penggunaan hak angket untuk menyelidiki kasus perpajakan tadi malam kandas dengan kekalahan tipis, hanya dua suara.

Ketua DPP Hanura Fuad Bawazier mendedahkan, penolakan pembentukan Panitia Khusus Pajak pertama mengindikasikan jaringan mafia pajak kuat baik di pemerintah maupun DPR.

"Kedua, oartai penolak Angket Pajak takut kursinya di kabinet kena reshuffle (PPP,  PAN dan PKB) sedangkan Gerindra sedang bermimpi masuk kabinet?. Ketiga ikut bermainnya perusahaan-perusahaan pengemplang pajak untuk menggagalkan Angket Pajak karena takut permainan kotornya terbongkar," kata Fuad dalam pesan singkat yang diterima Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 23/2).


Lanjut mantan menteri keuangan itu, kekalahan dalam mengusulkan penggunanaan hak angket ini akan menjadi boomerang bagi pengusul. Karena mereka yang mendukung Hak Angket Pajak harus bersiap-siap menghadapi pemeriksaan pajak baik pribadi maupun perusahaannya.

"Tidak usah takut. Kini saatnya kembali fokus pada hak menyatakan pendapat atas skandal Bank Century, sama juga memerangi mafiakan? Orang yang dilawan juga itu-itu lagi," tutupnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya