Berita

Jangan Limpahkan Semua Persoalan kepada Presiden

SELASA, 22 FEBRUARI 2011 | 23:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tidak semua persoalan yang ada menjadi tanggung jawab Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Para menteri dan pejabat terkait harus ikut mencari solusi dari persoalan yang ada. Misalnya soal kemacetan.

Sekjen Benteng Kedaulatan Danial F Lolo menjelaskan, kemacetan adalah hal yang sangat menggerahkan bagi masyarakat. Seharussunya, Menteri Perhubungan dan terutama Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo tanggap akan hal ini. Karena kemacetan yang terjadi ini sudah berpuluh-puluh tahun.

"Fauzi Bowo atau yang kerap disapa Foke harusnya jangan asal bicara saat berkampanye. Foke bilang, dia lah ahlinya. Nyatanya dia pun tak berdaya mengatasi kemacetan ini," ujar Danial Lolo kepada wartawan di kantornya Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (22/2).


Lolo kembali menegaskan, jangan sampai semua masalah yang ada di Indonesia ini ditujukan pada Presiden SBY. Kalau semua masalah di negara ini ditujukan pada Presiden nanti pembantunnya tidak bekerja.

"Semua instansi harus berkoordinasi dengan baik agar kemacetan ini segera teratasi. Kalau instasi berjalan sendiri-sendiri kemacetan ini akan sulit teratasi," kata mantan calon anggota DPD tahun 2009 lalu itu.

Menteri Perhubungan juga harus mencari solusi terbaik, bagaimana caranya mengatasi kemacetan ini. Pemerintah pusat dan daerah harus saling berkoordinasi dalam berbagi hal, agar kesejahteraan bagi rakayat bisa cepat terwujud. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya