presiden sby/ist
presiden sby/ist
RMOL. Pengajuan hak angket Perpajakan ini murni karena alasan objektivitas ingin memberantas mafia pajak secara total. Karena itu tak ada hubungan dengan Sekretariat Gabungan Partai Koalisi Pendukung Pemerintah.
"Kita sih menganggap, hal ini bukan masalah koalisi. Ini masalah objektivitas dalam hal pemberantasan mafia pajak. Kita ingin kasus mafia ini dibereskan secara total tidak sepotong-potong. Kalau nunggu undang-undang direvisi, ya kalau dimajukan pemerintah. Kalau tidak, kapan kelarnya," tegas politisi Partai Golkar Nudirman Munir kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Minggu, 20/2).
Sebelumnya Jurubicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang meminta kader Golkar keluar dari Kabinet Indonesia Bersatu II, bila Golkar tidak sejalan dengan Partai Demokrat. Sedangkan Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto akan meminta Presiden SBY menata ulang koalisi, jika Golkar dan PKS tetap mengajukan hak angket, Selasa besok.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 22:15
Kamis, 30 April 2026 | 21:41
Kamis, 30 April 2026 | 21:37
Kamis, 30 April 2026 | 20:41
Kamis, 30 April 2026 | 20:21
Kamis, 30 April 2026 | 20:16
Kamis, 30 April 2026 | 19:46
Kamis, 30 April 2026 | 19:32
Kamis, 30 April 2026 | 19:27
Kamis, 30 April 2026 | 19:25