Berita

nudirman munir/ist

Golkar Ajukan Hak Angket Pajak Pakai Proposal Demokrat

MINGGU, 20 FEBRUARI 2011 | 21:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Golkar kembali mengingatkan, bahwa partai yang pertama kali mengusung usul pembentukan Hak Angket Perpajakan adalah Partai Demokrat.

Karena itu sampai saat ini, proposal yang dipakai untuk mengusul hak tersebut tetap dari Partai Demokrat, meski partai yang bersangkutan telah mundur.

"Proposalnya tetap dipakai, walau mundur. Makanya saya bilang, kalau dia (Demokrat) serang, dia melawan proposalnya sendiri," kata anggota Komisi III DPR Nudirman Munir kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 20/2).


Dalam proposal yang berlandaskan laporan Badan Pemeriksaan Keuangan itu disebutkan, bahwa negara kebobolan sebanyak 300 triliun karena ulah mafia pajak. Karena itu, proposal ini menjadi alasan yang cukup bagi DPR untuk menyelidikinya. Meski menurut dia, jumlah kerugian negara lebih besar dari jumlah yang diajukan Partai Demokrat tersebut.
 
"Kalau menurut saya hampir 1000 triliun. Makanya perusahaan-perusahaan yang dicurigai itu harus diperiksa. Karena kita tidak mau penanganan hukum itu hanya sepotong-sepotong dan diarahkan hanya perusahaan-perusahaan tertentu," katanya sambil memastikan perusahaan Gruop Bakrie juga tetap akan diperiksa. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya