Berita

Bima Arya Sugiarto/ist

HAK ANGKET PAJAK

PAN: Maksimalkan Panja Perpajakan

MINGGU, 20 FEBRUARI 2011 | 16:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Amanat Nasional mendukung kasus mafia perpajakan diusut secara tuntas. Karena mafia pajak merupakan problem pemasukan negara. Namun, bagi PAN, untuk menuntaskan kasus mafia pajak ini cukup dengan Panitia Kerja Perpajakan yang telah dibentuk DPR.

"Menurut kita, itu cukup di Panja. Kan sudah ada di Komisi III, ketuanya Mas Tjatur (Sapto Edy, Ketua Fraksi PAN). Kami merasa ini saja dulu optimalkan. Jadi bukan kita menolak (Hak Angket Pajak). Maksimalkan saja dulu di Panja," kata Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 20/2).

Bima mengakui Panja memiliki kelemahan. Tapi, dia kembali mengatakan, Panja ini kan baru dibentuk. Dari itu dimaksimalkan saja terlebih dahulu peran Panja Perpajakan dalam menyelidiki kasus perpajakan. "Kita fokus saja dulu. Kalau ada kendala, ya kita bicarakan lagi," jelasnya.


Bima tidak sepakat semua permasalahan diselesaikan lewat Pansus hak angket. Bila itu jalur Pansus hak angket yang ditempuh, dia kuatir, DPR akan menjadi lembaga hukum sendiri terhadap kebijakan pemerintah. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya