Berita

ilustrasi/ist

FPI Bantah Terlibat dalam Peristiwa Cikeusik

SELASA, 15 FEBRUARI 2011 | 18:35 WIB | LAPORAN:

RMOL. Lembaga penegak hukum masih menyelidiki kasus penyerangan anggota Jemaat Ahmadiyah Indonesia di Cikeusik, Pandeglang, Banten, pekan lalu (Minggu, 6/2). Dalam peristiwa itu, tiga anggota JAI tewas dibantai penyerang. Sampai saat ini polisi masih memeriksa sejumlah tersangka pelaku.

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menegaskan sama sekali tidak ada ormas Islam yang terlibat dalam penyerangan terhadap anggota JAI di Cikeusik  yang menewaskan tiga anggota JAI dan melukai belasan lainnya. Itu sebabnya, FPI bereaksi begitu keras ketika Presiden SBY menginstruksikan agar organisasi radikal dibubarkan.

“SBY tidak cerdas. Dalam peristiwa Cikeusik memang ada kekerasan. Tapi tidak ada keterlibatan ormas Islam mana pun,” begitu Habib Rizieq menjawab pertanyaan Rakyat Merdeka Online yang diajukan via e-mail, Selasa (15/2).

“Lalu, kenapa SBY menggertak dan mengancam mau membubarkan ormas Islam dengan dalih kekerasan? Ormas Islam yang mana? Kekerasan apa?” tulisnya lagi dengan nada berapi-api. [guh]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya