Berita

Bonar Tigor Naipospos/ist

Bekukan Ormas Radikal Sebelum Diseret ke Pengadilan!

SENIN, 14 FEBRUARI 2011 | 15:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Setara Institute mendesak pemerintah tegas dan mengambil langkah awal sesuai hukum membekukan organisasi kemasyarakatan berkedok agama yang jelas-jelas memproduksi kekerasan terus menerus, baik itu kekerasan fisik maupun kekerasan simbolik dan menyebarkan kebencian.

Apabila kemudian dalam proses hukum selanjutnya melalui proses pengadilan terbukti atau tidak terbukti ormas itu memproduksi kekerasan, pemerintah mengambil langkah tindak lanjut membubarkan atau memulihkan ormas tersebut.

Hal dikatakan Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos, dalam keterangan pers yang diterima Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 14/2). Hal itu ia tegaskan menanggapi pernyataan Presiden SBY, yang mengatakan akan membubarkan ormas-ormas yang kerap melakukan tindakan kekerasan.
 

 
"Undang-Undang Ormas 8 Tahun 1985 meskipun ada sejumlah kelemahan dan merupakan produk Orde Baru tapi bagaimanapun sepanjang belum ada  revisi atau Undang-Undang pengganti, maka UU Ormas yang ada tetap sah berlaku," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya