Berita

ray rangkuti/ist

Kerusuhan Cikeusik dan Temanggung Benarkan Kekhawatiran Tokoh Agama

JUMAT, 11 FEBRUARI 2011 | 16:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kerusuhan yang terjadi di Cikeusik dan Temanggung bukan karena tokoh agama gagal menjalankan tugasnya dalam membimbing umat. Kerusuhan ini justru membenarkan apa yang dikhawatirkan para tokoh agama sebelumnya.

"Justru menurut saya kerusuhan ini semakin membenarkan kekuatiran para tokoh agama. Lihat poin dua dari pernyataan mereka bahwa keberagaman dan kelompok yang tidak bersedia menerima perbedaan masih menjadi ancaman," kata anggota Badan Pekerja Tokoh Lintas Agama, Ray Rangkuti, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 11/2).

Namun, dia menegaskan, apa yang disampaikan oleh para tokoh agama itu tidak dihiraukan oleh pemerintah. Buktinya tidak ada langkah antisipatif dan sikap tegas untuk mencegah terjadinya kekerasan.


"Pemerintah lalai. Kalau terjadi bentrokan jangan salahkan tokoh agama. Itu kan ranah aparat keamanan. Apa lagi yang menarik, dari kerusuhan itu, berdasarkan temuan Komnas HAM banyak kejanggalan," tegas Ray yang saat dihubungi sedang berada di Solo untuk mendeklarasikan rumah  anti kebohongan.

Kemarin adalah Jurubicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, yang menuding bahwa kerusuhan yang berbau agama disebabkan karena para tokoh agama sibuk urus politik dan melupakan tugas asasinya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya