ray rangkuti/ist
ray rangkuti/ist
RMOL. Kerusuhan yang terjadi di Cikeusik dan Temanggung bukan karena tokoh agama gagal menjalankan tugasnya dalam membimbing umat. Kerusuhan ini justru membenarkan apa yang dikhawatirkan para tokoh agama sebelumnya.
"Justru menurut saya kerusuhan ini semakin membenarkan kekuatiran para tokoh agama. Lihat poin dua dari pernyataan mereka bahwa keberagaman dan kelompok yang tidak bersedia menerima perbedaan masih menjadi ancaman," kata anggota Badan Pekerja Tokoh Lintas Agama, Ray Rangkuti, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 11/2).
Namun, dia menegaskan, apa yang disampaikan oleh para tokoh agama itu tidak dihiraukan oleh pemerintah. Buktinya tidak ada langkah antisipatif dan sikap tegas untuk mencegah terjadinya kekerasan.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 22:15
Kamis, 30 April 2026 | 21:41
Kamis, 30 April 2026 | 21:37
Kamis, 30 April 2026 | 20:41
Kamis, 30 April 2026 | 20:21
Kamis, 30 April 2026 | 20:16
Kamis, 30 April 2026 | 19:46
Kamis, 30 April 2026 | 19:32
Kamis, 30 April 2026 | 19:27
Kamis, 30 April 2026 | 19:25