Berita

DJOKO SUYANTO/ist

Djoko Suyanto Tak Mau Terburu-buru Simpulkan Kerusuhan Cikeusik dan Temanggung Terorganisir

KAMIS, 10 FEBRUARI 2011 | 18:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Menko Polhukam Djoko Suyanto tidak mau mengambil kesipulan secara dini bahwa kerusuhan yang terjadi di Cikeusik, Banteng dan di Temanggung, Jawa Tengah merupakan kerusuhan yang terorganisir.

"Sebab tadi malam kita sudah rapat bersama di kantor Kemenko Pulhukam. Seluruh komponen yang terlibat dalam penanganan permasalahan di Banten dan Temangung hadir tadi malam. Instruksi saya adalah diusut secara tuntas, baik para pelaku yang melakukan penganiayaan, bahkan juga harus digali sampai mendapatan titik terang siapa yang jadi penggeraknya. Jadi tadi malam, sudah sampai disitu," kata Djoko Suyanto.

Saat ini, lanjut mantan Panglima TNI ini, Poliri sedang bekerja keras mencari semua data dan informasi atas dasar keterangan saksi yang sudah dimintai keterangan. Sejauh ini, Kepolisian sudah memeriksa dua saksi untuk kasus Banten dan tujuh atau delapan saksi untuk kasus Temanggung.


"Dari situlah kemudian nanti mudah-mudahan bisa digali setajam mungkin, apa motifnya, siapa jadi penggerak," kata Menteri Djoko yang berbicara di TVOne petang ini sambil menyerukan kepada pihak yang memiliki bukti-bukti atau informasi soal dua kasus tersebut untuk memberikannya kepada Polri agar mempermudah penanganan kasus tersebut. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya