Berita

ahmad sobri lubis/ist

WNI Keturunan Mesir Dukung Penggulingan Husni Mubarok

SELASA, 01 FEBRUARI 2011 | 15:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tuntutan agar Presiden Mesir, Husni Mubarok, lengser dari jabatannya yang disuarakan rakyatnya, diamini warga Indonesia yang memiliki hubungan dengan Mesir, Ahmad Sobri Lubis. Sobri merupakan keturunan Mesir dari garis ibu.

"Tentu kita mendukung aspirasi rakyat Mesir. Karena tirani dan otoriter itu tidak dibenarkan. Karena orang juga sudah bosan lihat dia puluhan tahun sampai kakek-kakek masih mau berkuasa, ganti dengan yang baru, muda yang lebih fresh," kata Sobri kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 1/2).

Sebagai orang yang pernah tinggal di Mesir, Sobri mengetahui persis bagaimana kehidupan masyarakat Mesir di bawah rezim Husni Mubarok. "Saya tahu kemiskinan di Mesir itu sudah sedemikian parah, tertekan, tidak bisa bicara, tidak bisa berbuat. Salah sedikit, tidak bersalah saja bisa ditangkap, dianiaya," terangnya.


Namun, dia mewanti-wanti agar pengganti Husni Mubarok bukan antek Amerika. Dia berharap, sosok yang akan menjadi Presiden Mesir adalah orang yang berkomitmen menyejahterakan rakyat Mesir dan mengangkat harkat martabat bangsa Arab. "Kita tidak ingin pengganti Husni Mubarok itu sepeti kerbau yang dicucuk hidunganya oleh Amerika," tandas putra Gurubesar Filologi UIN Jakarta, Nabila Lubis ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya