din syamsuddin/ist
din syamsuddin/ist
RMOL. Ihwal kelompok yang menamakan diri Gerakan Anti Din Syamsuddin (Gadis), pasca Din Syamsuddin bersama dengan para tokoh agama lainnya bersikap kritis kepada pemerintahan SBY-Boediono, juga disinggung beberapa peserta rapat pleno diperluas PP Muhammadiyah hari ini di Jogjakarta.
Tapi sikap PP Muhammadiyah jelas, tidak menghiraukan dan tidak mempersoalkan gerakan Gadis tersebut.
"Kita tidak perlu mempersoalkan lebih jauh. Karena tidak ada signifikansinya. Nanti juga akan berhenti sendirilah. Jadi itu dua hal yang berbeda. Karena Muhammadiyah tidak akan berhenti bersikap kritis dan berdakwah," kata Ketua Majelis Pendidikan Kader PP Muhammadiyah, Asep Purnama Bachtiar, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 30/1).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 22:15
Kamis, 30 April 2026 | 21:41
Kamis, 30 April 2026 | 21:37
Kamis, 30 April 2026 | 20:41
Kamis, 30 April 2026 | 20:21
Kamis, 30 April 2026 | 20:16
Kamis, 30 April 2026 | 19:46
Kamis, 30 April 2026 | 19:32
Kamis, 30 April 2026 | 19:27
Kamis, 30 April 2026 | 19:25