Berita

presiden sby/ist

SBY Tak Tegas, Investor akan Lari ke Malaysia

MINGGU, 30 JANUARI 2011 | 14:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Hiruk pikuk politik dan deretan kasus hukum yang tak pernah jelas ujung pangkalnya, dan miskin solusi akan membuat Indonesia kehilangan momentum pertumbuhan ekonomi yang lebih baik tahun ini.

"Kalau semua permasalahan politik dan hukum tidak mendapat titik terang penyelesaian, predikat ekonomi Indonesia sebagai emerging market yang mulai dilirik investor ketika Brazil, China dan India mulai menampakkan trend diminishing return akan menguntungkan bagi negara-negara tetangga terdekat seperti Malaysia, karena rendahnya kepastian hukum dan politik tersebut di Indonesia," ujar Dahnil Anzar.

Hal itu dikemukakan ekonom dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten itu mengomentari banyak kasus hukum seperti Kasus Gayus Tambunan, Bank Century, IPO PT Krakatau Steel yang sampai saat ini masih menyisakan tanda tanya. Belum juga soal gonjang-ganjing politik yang sebagai turunan dari tidak tegasnya Presiden dalam menuntaskan kasus tersebut 


Karena itu untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tahun ini melalui investasi sektor riil dari luar negeri, dia menyarankan Presiden SBY harus berani mengambil sikap keras dan tegas untuk menyudahi drama politik dan hukum yang kontraproduktif dengan penyelesaian yang konkret tentunya. "Karena saya yakini kunci penyelesaianya ada di tangan Presiden," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya