Berita

Michael Schumacher

Olahraga

Schumi Disuruh Pensiun

RABU, 26 JANUARI 2011 | 06:05 WIB

RMOL. Desakan agar pebalap ve­teran, Michael Schumacher pen­siun dari balapan Formula Satu (F1) terus mengalir. Ambisi Schu­mi, sapaan Sch­umacher, un­tuk meraih gelar juara dunia ke­d­elapan tidak akan terwujud.

Hal itu ditegaskan bekas juara du­nia F1 empat kali, Alain Prost se­perti dilansir Koran Swiss Le Matin Dimanche. Menurutnya, fak­tor usia akan menjadi kendala Schu­mi, karena sudah berusia 42 tahun.

“Keputusan Michael untuk kem­bali ke F1 adalah keputusan pri­badi dan saya meng­hor­ma­ti­nya. Saya rasa mustahil, di usia­nya sekarang ini, dia kembali me­ne­mukan perform terbaik. Na­mun, saya berharap dia mem­buk­tikan bahwa saya salah,” kata Prost.


Meski sudah pensiun dari dunia F1, Prost yang menjuarai F1 pada tahun 1985, 1986, 1989 dan 1993 itu tetap mengikuti per­kembangan F1. Bahkan, di usia­nya yang sudah 55 tahun, dia te­tap mencoba mengitari beberapa lap dengan mobil baru guna me­ngetahui perkembangan tek­no­lo­gi, yang membuat dirinya ter­pesona.

Seperti diketahui, Schumi yang kini membela Mercedes me­nargetkan juara sekaligus menambah koleksi gelar juara dunianya menjadi delapan kali. Kata Prost, pernyataan Schumi tidak realistis sehingga tekadnya dianggap mustahil.

Kritikan juga dilontarkan juara du­nia tiga kali, Niki Lauda bah­wa Schumi harus memberikan ke­sem­patan pada pebalap muda termasuk rekan setimnya Nico Ros­berg.

“Michael mengalami kesulitan da­lam beradaptasi. Lebih jauh, dia harus bersaing dengan ba­nyak pembalap muda yang sa­ngat bernafsu mengalahkannya. Ter­masuk Rosberg, yang sangat cepat,” tutur Lauda kepada ha­rian Spanyol El Pais.

Sementara itu, meski pe­nam­pilan Schumi mengecewakan di mu­sim balapan 2010, pihak tim­nya belum mau mencoretnya. Bos Marcedes, Ross Brawn ya­kin pebalap andalannya akan tampil maksimal di balapan 2011.

“Saya tidak pernah meragukan ke­hadiran Michael di tim ini. Se­bab, saya sangat mengerti betapa dia menginginkan sebuah mobil yang sangat kompetitif,” kata Brawn baru-baru ini.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya