Berita

Kaban Memang Tunjuk Langsung Masaro dan Tahu Ada Rejeki

SELASA, 25 JANUARI 2011 | 20:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Mantan Menteri Kehutanan MS Kaban mengaku pernah memberikan disposisi kepada PT Masaro Radiokom dalam pengadaan SKRT tahun 2006-2007, beberapa saat setelah ada rekomendasi dari Komisi IV DPR RI untuk tetap meneruskan proyek tersebut.

“Iya, menyetujui penunjukkan langsung, tanpa ada catatan. Kami hanya melanjutkan proyek ini. Mekanismenya saya serahkan ke Departemen. Ada sistem yang berlaku,” ujar MS Kaban menjawab pertanyaan hakim anggota, Nani, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (25/1).

Ketua Partai Bulan Bintang ini beralasan, penunjukan langsung itu dilakukan karena jasa PT Masaro yang telah menjadi rekanan Dephut dalam proyek ini semenjak tahun 1991. Atas dasar itulah, kelanjutan pengadaan proyek menjadi keharusan untuk kembali menunjuk PT Masaro sebagai rekanan.


"Tapi suratnya (surat persetujuannya) di meja saya sudah final, tinggal tandatangan saja," ucapnya.

Dalam sidang dengan terdakwa mantan Kabiro Perencanaan dan Keuangan Dephut Wandojo Siswanto ini, Kaban mengaku pernah menerima laporan Boen Purnama, Sekjen Kemenhut, yang menerima uang sebesar 20 ribu dolar AS dan mengatakan itu sebagai rejekinya. "Itu disampaikan secara informal," katanya.

Sebelumnya, dalam sidang yang sama, Sekjen Dephut Boen Purnama dan Kabag Tata Usaha Dephut Surani Nanie memberikan kesaksian, jika mantan atasannya itu ikut terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan SKRT 2006-2007. Menurut mereka, MS Kaban selaku menteri Kehutanan, telah mengeluarkan disposisi agar pengadaan SKRT dilakukan oleh PT Masaro.[ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya