Berita

MUHAIMIN ISKANDAR/ist

Tangani 60.339 TKI Bermasalah, Cak Imin Bantah Pemerintah Bohong

SENIN, 24 JANUARI 2011 | 16:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pemerintah mengklaim penanganan tenaga kerja Indonesia yang bermasalah, lebih baik dari tahun sebelumnya.

Selain itu, penanganan teknis perlindungan TKI juga menunjukkan kemajuan. Hal ini, salah satunya, tidak lepas dari berakhirnya dualisme sistem penempatan TKI di luar negeri seiring dengan terbitnya PP Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi 14/2010 yang menyatakan BNP2TKI sebagai pelaksana penempatan dan perlindungan TKI.

"Saat ini BNP2TKI diberikan wewenang penuh untuk menangani penempatan dan perlindungan TKI. Perlindungan TKI sebenarnya sudah menunjukkan kemajuan. Pertama, baik Malaysia maupun Arab Saudi, dua negara yang cukup mendapat sorotan, pemerintahnya berkomitmen kuat untuk semakin melindungi TKI. Kedua, di dua negara tersebut sudah ada tim bersama yang secara teknis menangani masalah TKI dan ini tidak ada sebelumnya," papar Menakertrans Muhaimini Iskandar di Jakarta, Senin (24/1).


Dia juga menambahkan bahwa pemerintah secara langsung dan cepat menangani berbagai kasus TKI, khususnya yang menjadi sorotan publik. Karena itu, Cak Imin, demikian ia akrab disapa, membantah terhadap tudingan sebagian kalangan, yang mengatakan pemerintah telah berbohong dalam hal perlindungan TKI di luar negeri.

"Jadi kalau disampaikan bahwa pemerintah berbohong dan membiarkan kasus-kasus TKI, saya minta seyogyanya mereka bisa melihat secara utuh semua masalah TKI sepanjang tahun 2010," tantangnya.

Ketua Umum DPP PKB ini membeberkan, sepanjang tahun 2010 ini, jumlah TKI bermasalah yang ditangani pemerintah sebanyak 60.339 orang. Pada umumnya, TKI itu secara sadar melaporkan masalahnya setibanya di terminal kedatangan di masing-masing embarkasi.

Menurut data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, masalah yang menimpa para TKI itu antara lain adalah PHK sepihak 22.123 kasus, sakit akibat kerja 12.772 kasus, gaji tidak dibayar 2.874 kasus, penganiayaan 4.336 kasus dan pelecehan seksual 2.978 kasus.

Selain itu kasus-kasus lainnya meliputi dokumen tidak lengkap 1.894, sakit bawaan 1.773, majikan bermasalah 4.358, pekerjaan tidak sesuai kontrak kerja 989, kecelakaan kerja 867, majikan meninggal 677, TKI hamil 471, komunikasi tidak lancar 534, tidak mampu bekerja 868, membawa anak-anak 161 dan lain-lain 2.734.

"Khusus mereka yang mengalami masalah kesehatan dan yang membawa anak langsung dirujuk pada rumah sakit atau dokter untuk penanganan selanjutnya. Pemerintah juga menyiapkan psikiater bagi TKI yang mengalami gangguan psikis," tambah Cak Imin.

Untuk tahun 2011, masih kata Cak Imin, pemerintah, selain menargetkan penurunan kasus-kasus TKI bermasalah juga meningkatkan berbagai bentuk pelayanan TKI seperti pelayanan satu atap di setiap bandara keberangkatan TKI dan MoU antara Indonesia dengan negara-negara penempatan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya