Berita

Hajrianto Y Thohari/ist

Soal Gaji, MPR Nilai SBY Tak Menghargai Kehidupan Nyata

SABTU, 22 JANUARI 2011 | 22:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Apa yang dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahwa selama menjabat Presiden gajinya tidak pernah naik betul adanya. Dalam konteks itu, Presiden SBY sama sekali tidak berbohong, seperti yang juga diakuinya.

"Apa yang disampaikan itu sebuah fakta kebenaran. Karena memang selama tujuh tahun ini tidak pernah mengalami kenaikan (gaji)," jelas Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari kepada Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 22/1).

Hanya saja, Presiden SBY tidak tepat mengucapkan hal tersebut saat ini. Setidaknya ada dua argumen Ketua DPP Partai Golkar ini hingga berkesimpulan, bahwa SBY tidak tepat mengutarakan hal tersebut kemarin pada acara penutupan rapat pimpinan TNI-Polri.


"Pertama, karena kritik kepada Presiden SBY sedemikian besar dari tokoh lintas agama, yang harus disikapi dengan cermat dan pas. Tapi, pada saat seperti itu, kok (Presiden) malah melansir soal gaji yang memang benar belum pernah naik," ujarnya.

Kedua, lanjutnya, saat ini keluhan dan keresahan rakyat juga sedemikian besar karena ketidakpuasan yang sangat tinggi menyangkut kehidupan sehari-hari yang tidak terpenuhi. Sehingga, dia menilai, orang pasti akan melihat apa yang diucapkan Presiden SBY itu sebagai sebuah anakronisme dengan kehidupan nyata. "Istilahnya, the right statemen in the wrong time. Jadi tidak pantas untuk dikatakan dan tidak pantas untuk dinaikkan (gaji Presiden)," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya