Berita

presiden sby/ist

SBY Jelaskan Mengapa Jaga Jarak dari Muhammadiyah

KAMIS, 20 JANUARI 2011 | 17:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden SBY blak-blakan menjelaskan hubungan antara dirinya dengan Muhammadiyah dalam beberapa tahun terakhir ini.

Menurut SBY, pada periode pertama pemerintahannya ia memiliki hubungan yang begitu erat dengan Muhammadiyah. Ia berkali-kali menghadiri kegiatan Muhammadiyah.

Tapi menjelang Pilpres 2009, SBY mengatakan dirinya terpaksa menjaga jarak dengan Muhammadiyah.

Mengapa?

Karena ia tak mau dianggap memanfaatkan hubungan baiknya dengan Muhammadiyah untuk mendulang suara. Hal serupa juga dilakukannya terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

NU dan Muhammadiyah adalah organisasi massa Islam terbesar pertama dan kedua, tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di dunia. Kedua Ormas ini lahir dari tradisi Islam moderat yang ikut memupuk negara-bangsa yang kemudian dikenal dengan nama Indonesia.

Penjelasan mengenai hubungannya dengan Ormas Islam, khususnya Muhammadiyah ini disampaikan SBY saat bertemu dengan pengurus PP Pemuda Muhammadiyah di Istana Negara, Kamis siang (20/1).

Sebut SBY lagi, dirinya tidak punya persoalan dengan Muhammadiyah, walaupun beberapa waktu belakangan ini seakan tampak ketidakharmonisan antara dirinya dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. SBY berjanji mencari waktu yang tepat untuk hadir dalam kegiatan Muhammadiyah. [zul]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya