Berita

Kejahatan Luar Biasa bila Kasus Gayus Libatkan CIA!

RABU, 19 JANUARI 2011 | 15:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Keinginan masyarakat agar mafia pajak di negeri ini dibongkar tidak akan kesampaikan. Pasalnya, Satgas Mafia Hukum justru diduga menjadi bagian dari mafia.

"Lagi-lagi kita tidak bisa membongkar yang namanya sindikat mafia pajak ini. Apa yang dikemukakan Gayus, membuktikan Satgas mafia hukum terlibat dalam jaringan atau bagian dari mafia itu," kata anggota Komisi III DPR Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 19/1).

Bahkan kalau benar Satgas berhubungan dengan Central Intellgency Agency (CIA), dalam pembuatan paspor Gayus Tambunan, hal itu merupakan kejahatan yang luar biasa. "Kan tadi disebutkan Gayus, ada salah satu anggota Satgas yang berhubungan CIA. Kalau itu yang terjadi, ini merupakan kejahatan luar biasa," tandasnya.


"Makanya, saya dari awal sudah mengatakan tidak mungkin Gayus ke Singpura tanpa ada kesepahaman dengan Singapura. Tapi ternyata hari ini dibuka Gayus Tambunan. Disuruh pergi ke Singapura dan baru pulang, setelah Haposan ditangkap," lanjutnya.

Meski begitu, dia mengatakan, pernyataan Gayus tentu tidak bisa diterima mentah-mentah dan juga sebaliknya, tidak bisa menolak semuanya.

"Testimoni Gayus ini kita tidak bisa terima mentah-mentah, ya harus didukung dengan fakta-fakta hukumnya. Tapi kita juga tidak bisa tolak mentah-mentah. Karena apa yang dikemukakan Gayus menurut saya, ada fakta-fakta yang mendekati dengan nilai kebenaran, makanya harus dikaji," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya