Berita

Salahuddin Wahid/ist

Ruhut Ungkap Masa Lalu Gus Sholah

SELASA, 18 JANUARI 2011 | 13:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat tetap menghormati kritik dari tokoh agama, sepanjang itu merupakan gerakan moral, bukan untuk tujuan-tujuan politik.

"Walaupun, kalau ditanya ke hati saya yang paling dalam, banyak selama ini yang sepak terjangnya seperti politisi bahkan, contohnya, apa pun, Gus Sholah (Salahuddin Wahid) pernah jadi Cawapres berpasangan dengan Pak Wiranto," kata politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 18/1).

Meski begitu, kata Ruhut, Presiden SBY tetap menghormati kritik dari mana saja, termasuk dari tokoh lintas agama.


"Selama moral force, kita tetap menghormati. Percayalah segala masukan itu, Pak SBY sebagai Kepala Negara sangat arif akan menanggapinya. Karena jangankan dari tokoh lintas agama, Pak SBY itu dari siapa saja pun masukan dia diterima," kata Ruhut.

Tak hanya itu, Ruhut juga mengomentari pertemuan 100 tokoh di Gedung Juang, Menteng Jakarta Pusat, yang juga mengkritisi pemerintahan SBY-Boediono.

"Kalau yang itu aku tertawa termehek-mehek. Saya kan nonton televisi, walau pun saya di Kalimantan, jadi saya tahu. Kan selama ini gerakan mereka kan politik. Semua orang tahu rekam jejaknya," katanya sambil mengatakan kritik yang disampaikan tetap akan didengar pemerintah. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya