CaÂroline Wozniacki
CaÂroline Wozniacki
RMOL.Hari pertama turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2011 belum melahirkan kejutan. Namun, beberapa pemain unggulan sempat terseok-seok sebelum melaju ke putaran kedua.
Salah satu yang mendapat hamÂbaÂtan serius di tunggal putri adaÂlah petenis nomor satu dunia CaÂroline Wozniacki. Petenis canÂtik asal Denmark itu seolah-olah tidak mampu menjawab kriÂtiÂkan yang selama ini dilaÂnÂcarÂkan kepadanya.
Wozniacki mengalami keÂsuÂliÂtan Âsaat mengatasi petenis peÂringkat 32 dunia asal Argentina, GiÂsela Dulko, sebelum akhirnya meÂnyudahi pertandingan dengan skor 6-3, 6-4 dalam waktu 40 menit.
Seusai pertandingan WozÂniaÂcÂki mengaku mengalami keÂreÂpoÂtan saat menghadapi rivalnya. “Gisela adalah lawan yang tangÂguh, khususnya pada babak perÂtama. Dia sering mengubah-ubah ritme permainan sehingga saya kesulitan membaca perÂmaiÂnanÂnya. Kini, saya benar-benar lega bisa lolos dari hadanganÂnya,†kata Wozniacki.
Selain Wozniacki, petenis yang gagal bersinar di putaran perÂtama adalah bekas petenis noÂmor satu dunia, Maria Sharapova yang tercatat sempat kehilangan game pertama tanpa memÂperÂoleh angka sama sekali saat mengÂhadapi petenis veteran ThaiÂland, TaÂmaÂriÂne Tanasugarn. KeÂmudian, ShaÂrapova berhasil bangkit dan meÂmenangkan perÂtanÂdingan dalam dua set 6-1, 6-3.
“Saya merasa grogi pada set-set awal itu, karena saya masih terbayang-bayang dan trauma akan kekalahan di babak pertama tahun lalu, saya benar-benar tidak ingin hal itu terjadi lagi,†katanya.
Maria Sharapova juga mengÂakui bahwa dirinya merasa frusÂtraÂsi dengan proses pemulihan ceÂderanya yang masih berlarut-larut sehingga sempat mengÂanggu performanya. Imbasnya, dia melakukan sepuluh kali keÂsaÂlahan “double fault†pada saat servis.
Seperti diketahui semenjak opeÂÂrasi bahu kanannya pada 2008, petenis asal Rusia yang glaÂmor itu selalu kesulitan untuk menemukan kembali permainan terbaiknya. “Saya sangat ingin kembali menjadi petenis nomor satu dunia. Mungkin hal itu tak akan mudah, butuh proses lebih lama lagi bagi saya untuk kemÂbaÂli pada kondisi puncak,†kaÂtanya.
Di tunggal putra, petenis haÂraÂpan Prancis, Gael Monfils juga meÂnunjukkan permainan yang tidak kalah mengecewakan keÂtiÂka harus berjuang lima set. PeÂtenis unggulan ke-12 itu akhirÂnya berhasil menyudahi perÂlaÂwaÂnan petenis Belanda, Thiemo De Bakker dengan susah payah 6-7 (5/7), 2-6, 7-5, 6-2, 6-1 daÂlam waktu tiga jam 38 menit.
Parahnya lagi, Monfils sempat terÂtinggal di dua set sebelum mengÂakhiri De Bakker yang mengÂalami cedera di laga terÂsebut. “Saya pikir mungkin baru kaÂli ini saya mampu bangkit dari ketinggalan dua set dan keÂmuÂdian memenangi pertandingan. Rasanya seperti lepas dari beban yang sangat berat,†kata Monfils.
Nasib yang paling meÂngeÂnaskan dialami petenis Amerika SeÂrikat, Sam Querrey yaitu harus tersingkir setelah ditumbangkan petenis Polandia, Lukasz Kubot 7-5, 2-6, 6-3, 1-6 dan 6-8.
Sementara itu, petenis ungÂguÂlan kedua, Roger Federer berÂmain gemilang saat mengaÂlahÂkan Lukas Lacko 6-1, 6-1, 6-3. Di laga tersebut, petenis asal Swiss itu tidak mendapatkan perÂlaÂwanan berarti. [RM]
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26
Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15
UPDATE
Kamis, 02 April 2026 | 03:59
Kamis, 02 April 2026 | 03:46
Kamis, 02 April 2026 | 03:20
Kamis, 02 April 2026 | 02:55
Kamis, 02 April 2026 | 02:39
Kamis, 02 April 2026 | 02:16
Kamis, 02 April 2026 | 01:59
Kamis, 02 April 2026 | 01:37
Kamis, 02 April 2026 | 01:12
Kamis, 02 April 2026 | 00:54