RMOL. Kemenangan Iran atas Irak pada leg pertama Piala AFC mendongkrak moral dan motivasi para pemain Iran. Mereka optimis dapat menjuarai Piala AFC. Namun, hadangan Korea Utara harus lebih dulu dilewati.
Kapten Iran, JaÂvad Nekounam mengÂungÂkapkan, timnya memÂpuÂnyai semua kualitas untuk menÂjuaÂrai Piala Asia 2011. Hal ini, meÂnurutnya, akan menjadi pengÂhaÂpusan dosa karena gagal lolos ke kualifikasi Piala Dunia 2010 lalu.
“Saya sangat yakin Iran dapat menÂjuarai Piala Asia. Saya perÂcaÂya kami dapat melakukannya. SeÂÂbelumnya kami telah memÂbuat seÂmua fans Iran kecewa kaÂreÂna gaÂgal melaju ke Piala Dunia 2010 laÂlu. Ini merupakan puÂkuÂlan berat baÂgi kami. Namun kami pasti bangkÂit dan Piala Asia kali ini meruÂpakan waktu yang tepat unÂtuk itu,†kata Nekounam keÂpada fifa.com.
Meski Iran lebih diunggulkan atas Korea Utara, namun para pemain Korut tetap optimis. Menurut striker Korut Jong Tae-Se saat ini tim-tim asal Timur TeÂngah tidaklah sehebat dulu. Dia optimis timnya mampu melewati fase grup.
“Kami berada dalam grup yang sulit. Namun saya pikir tim Timur Tengah tidaklah sehebat dahulu. Saat ini sangat sedikit pemain Iran yang bermain di Eropa,†kata Tae-Se.
Korut kini dapat tersenyum leÂbar. Pasalnya, Tae-Se, yang seÂbeÂlumnya terpaksa absen saat KoÂrut menghadapi UAE Selasa lalu, sudah dapat dimainkan. PeÂmain yang bermain di Liga JeÂpang selama lima musim ini tenÂtu akan menambah daya dobrak KoÂrut dan menjadi tambahan tenaga yang bagus dalam menghadapi Iran.
Korut harus meraih poin peÂnuh saat menghadapi Iran. PaÂsalÂnya kalau mereka gagal, peÂluang loÂlos ke baÂbak selanjutnya akan seÂmakin kecil. Bagi Iran, kemeÂnaÂngÂÂan akan membawa mereka otoÂÂÂmatis lolos ke babak selanjutnya.
Sementara itu, juara Piala Asia tiÂga kali Arab Saudi terpaksa harus angkat koper lebih cepat. Tim elang gurun pada Kamis malam WIB, ditekuk Yordania 0-1 di laga kedua grup B Piala AFC.
Malapetaka Saudi terjadi pada menit ke-42 saat tim Yordania menÂcetak Âgol tunggal lewat seÂpaÂkan spekulasi. Gol ini berÂtaÂhan hingga usai dan Saudi terÂpuÂruk di urutan terakhir dan belum meraih satu poin pun.
Puncak klasemen sementara diduduki Jepang yang dini hari keÂmarin WIB mengalahkan SuÂriah 2-1 (1-0), yang membuat tim Samurai Biru mengantungi nilai empat. Laga diwarnai dua kartu merah. Eiji Kawashima, penjaga gawang Jepang, diusir wasit TorÂky Mohsen menit ke-76. Suriah keÂhilangan Nadim Sabagh ketika laga memasuki injury time.
Makoto Hasebe membuka skor untuk Jepang menit ke-35. Suriah menyamakan kedudukan lewat penalti kontroversial yang dieksekusi Firas Al-Khatib (72). Keisuke Honda menjadi pahÂlaÂwan kemenangan Jepang, lewat gol eksekusi penalti menit ke-82.
[RM]