Berita

PRESIDEN SBY/IST

PERTUMBUHAN EKONOMI

SBY Realistis, Boediono Pahami Kondisi Perekonomian Global

SELASA, 11 JANUARI 2011 | 17:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai mencoba lebih realistis dengan mematok pertumbuhan ekonomi 6,4 persen pada 2011.

Hal ini berbeda dengan Wakil Presiden Boediono yang menilai target pertumbuhan ekonomi tahun 2011 yang dipatok itu terlalu rendah. Boediono yakin, pertumbuhan ekonomi mencapai 7-8 persen, karena memahami kondisi perekonomian global.

"Saya pikir begini, SBY mencoba membaca lebih realistis kondisi ekonomi. Boediono lebih memahami kondisi global, yang memang mulai tumbuh. Itu akan ikut mendongkrak ekonomi kita," ujar penulis buku Akrobat Pembangunan Dahnil Anzar Simanjuntak sesaat lalu, usai peluncuran bukunya di Modern Land Tangerang (Selasa, 11/1).


Ekonom dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini lebih sepakat dengan Boediono. Karena memang, diprediksi pada tahun 2011 ini investor akan meninggalkan Brazil, India, dan China.  

"Seperti diberitakan The Economics, pada tahun 2011 dan 2012 investor mulai melirik Indonesia. (Target Boediono) bisa jadi (tercapai). Tapi kan itu hanya dalam bentuk hot money," katanya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya