PRESIDEN SBY/IST
PRESIDEN SBY/IST
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai mencoba lebih realistis dengan mematok pertumbuhan ekonomi 6,4 persen pada 2011.
Hal ini berbeda dengan Wakil Presiden Boediono yang menilai target pertumbuhan ekonomi tahun 2011 yang dipatok itu terlalu rendah. Boediono yakin, pertumbuhan ekonomi mencapai 7-8 persen, karena memahami kondisi perekonomian global.
"Saya pikir begini, SBY mencoba membaca lebih realistis kondisi ekonomi. Boediono lebih memahami kondisi global, yang memang mulai tumbuh. Itu akan ikut mendongkrak ekonomi kita," ujar penulis buku Akrobat Pembangunan Dahnil Anzar Simanjuntak sesaat lalu, usai peluncuran bukunya di Modern Land Tangerang (Selasa, 11/1).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21
Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51
Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18
Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00
Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37
Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30
Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21
Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17
Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59
Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41