Berita

Younis Mahmoud

Olahraga

Pangeran Persia Kangen Trofi

SELASA, 11 JANUARI 2011 | 02:49 WIB

RMOL. Sudah 35 tahun Iran tidak menjuarai Piala Asia. Pa­ngeran Persia, julukan Iran, ingin meng­akhiri pe­nan­ti­an di tur­na­men yang kali ini sudah menginjak edisi ke 15.

Iran sudah tampil 12 kali di pu­t­aran final ajang ini dan termasuk negara paling berpengalaman, ber­sama Korea Selatan. Iran lebih me­­raih­ tiga kali juara, sementara Ksa­­tria Taeguk Korsel baru dua kali.

Iran meraih trofi juara dengan cara yang luar biasa, yakni tiga kali berturut di tahun 1968, 1972, dan 1976. Kini, setelah lebih dari tiga dekade tak lagi juara, The Princes Of Persia sudah ‘ka­ngen’ gelar.


“Kami telah menunggu sam­pai 35 tahun untuk kembali me­raih gelar. Saya yakin hal itu kini akan terjadi kembali mengingat kami punya kualitas, dan sejarah telah membuktikannya,” ujar pe­latih Iran, Afshin Ghotbi.

Perjalanan Iran di Piala Asia kali ini dimulai dengan bertemu rivalnya, Irak. Rival serta te­tang­ganya tersebut menjadi ha­dangan pertama langkah skuad Ghotbi di Grup D. Dari tiga per­temuan terakhir, Iran unggul dengan dua kemenangan dan sekali seri. Namun patut diingat bah­wa gelar juara Asia yang diraih Irak di Jakarta empat tahun lalu di­da­pat di penampilan pertama me­reka. Sebagai juara bertahan Irak datang ke Qatar dengan optimisme tinggi.

“Kami harus men­coba kembali juara lagi. Namun per­tama-tama kami harus me­la­wan Iran yang merupakan rival ser­ta tetangga kami. Jika me­nang, kami menatap lolos ke babak berikutnya untuk men­de­kati tahta juara,” jelas pelatih Irak, Wolfgang Sidka.

Toh Ghotbi tetap pede skuad­nya bakal kembali menang dari sang Singa Mesopotamia. Selain keunggulan rekor, persiapan tim yang telah matang menjadi kunci untuk kembali menaklukkan Irak.

“Irak punya banyak pemain ber­kualitas yang membantu me­reka juara. Namun kami punya program tim yang bagus. Saya yakin tim kami siap saat bertemu Irak nanti,” tambah Ghotbi.

“La­gipula kami telah menga­lah­kan me­reka enam bu­lan lalu. Akan su­lit, namun kami pasti bi­sa ka­lah­kan mereka lagi,” tan­das­nya.

Iran harus mewaspadai per­ge­ra­kan striker sekaligus kapten Irak Younis Mahmoud. Pemain 27 tahun ini menjadi penentu Irak jadi juara Asia di Senayan, Jakarta, lewat gol tunggalnya.

Untungnya, Team Melli punya dua gelandang yang ber­peng­a­la­man di Spanyol, di klub Osa­su­na, Javad Nekounam dan Ma­soud Shojai. Pengalaman ke­dua­nya berlaga di Eropa  bakal mem­ban­tu pemain lainnya yang rata-rata bermain di liga lokal.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya