Berita

GANJAR PRANOWO/ist

PELANTIKAN WALIKOTA TOMOHON

Ganjar: Begitu Dilantik, Mestinya Jefferson Langsung Dinonaktifkan

SENIN, 10 JANUARI 2011 | 09:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pelantikan Jefferson Rumajar, terdakwa kasus korupsi dana APBD, sebagai Walikota Tomohon di kantor Kementerian Dalam Negeri pada Jumat lalu merupakan pencideraan terhadap proses demokrasi yang sedang dibangun.

"Ini pencideraan terhadap demokrasi. Apalagi biasanya, di KPK itu nggak ada yang bisa lolos. Karena KPK pasti sangat cermat sekali (dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka dan terdakwa)," ujar wakil Ketua Komisi III DPR Ganjar Pranowo kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 10/1).

Meski begitu, politisi PDI Perjuangan tersebut mengakui, bahwa saat ini masih problem hukum terkait dengan pelantikan seseorang yang terjerat sebuah kasus.


"Itu mesti diakui. Sebelum ada keputusan hukum yang sah, atau in kraht, seseorang itu belum dinyatakan bersalah. Itu presumption of innocence, praduga tak bersalah. Jadi satu sisi ada pencideraan demokrasi, satu sisi regulasi kita masih memakai yang itu," lanjut politisi muda ini.

Makanya, dia menawarkan jalan tengah di antara dua sisi tersebut. Menurutnya, mestinya begitu Jefferson Rumajar dilantik, pada saat itu juga langsung dikeluarkan surat keputusan penghentian sementara.

"Dengan begitu, dia tidak bisa melantik pejabat eselon dua dan eselon tiga di LP Cipinang sehari sesudah dilantik. Maka sebenarnya (pelantikan eselon) itu menunjukkan ada sebuah interest. Ngapain dia cepat-cepat melantik," demikian Ganjar. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya